Cari-cari arti sebenarnya ranukumbolo. Menurut beberapa referensi menyebutkan kalau ranu itu merupakan danau, sedangkan kumbolo itu merupakan tempat berkumpul. jadi ranukumbolo itu sendiri merupakan danau tempat berkumpul.
Danau bentuk love dengan tanjakan cinta yang misterius, belum lagi suasana damai air tenangnya yang secara tidak langsung mensugesti diri hati dan pemikiran menjadi damai. Perjalanan jauh yang mengitari beberapa gunung, kucuran keringat dingin tiap tetesnya, sakit yang mendera pundak dan sekitarnya karena bekal yang dibawa, terbayar lunas dengan menginjakkan kaki di bumi ranukumbolo.
Suasana malam, benar-benar menikmati terangnya dunia hanya melalui sinar bulan tanpa ada alat buatan lainnya, ditambah terpaan angin sekitar yang sejuk candu. Udara yang dingin disana terkadang membuat beberapa dari kami sering mengigil dan tak lantang lancar dalam pembicaraan. Sunyi senyap tenangnya suasana bak menguak jati diri seseorang, mereka beberapa saksi bisu yang merupakan perantara akhir zaman nanti. Kebersamaan dalam satu tenda ditemani canda tawa dengan beberapa cangkir kopi, menjadi opsi tanpa celah bagi penikmat alam.
Intinya malam dingin yang mengoyak badan, pagi sisakan embun dan dingin semalam. Siangpun terik turun jatuh bebas ke bumi ranu tanpa kompromi hingga tiba damai sore.
Beberapa hari menghirup udara tanpa kontaminasi buatan dan bisingnya kota. Hidup berasa lebih hidup.
Ranukumbolo, be right back. Amin!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar